Skip to main content

Posts

Showing posts from 2017

TIMUR TENGAH PADA MASA PRA ISLAM – DINASTI UMAYAH TIDAK MENINGGALKAN KARYA KEBUDAYAAN

A.   Masa Pra Islam Pada masa sebelum datangnya Islam, masyarakat timur tengah telah ada kebudayaan. Pengertian Kebudayaan menurut Koentjaraningrat adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar. Kebudayaan masyarakat sebelum islam datang telah mengenal berbagai macam kepercayaan, adat istiadat, akhlak, dan peraturan peraturan hidup. Macam kepercayaan masyarakat timur tengah sebelum islam datang ialah menyembah berbagai macam berhala berhala yang mereka buat sendiri untuk mengidentikkan dengan hal hal yang mereka lakukan. Dikarenakan mereka telah jauh dari pembawa risalah yang terlampau jauh masanya. Perilaku mereka juga telah jauh dari kodrat manusia. Perilaku masyaratat timur tengah khususmya bangsa Arab juga senang meminum khamr, menjadikan wanita sebagai barang jual beli, suka bersyair dan bersenandung.      Sistem mata pencaharian bangsa Arab adalah...

Indonesia bukan negara sekuler maupun negara agama melainkan negara berdasarkan pancasila

PEMBAHASAN A.     Kehidupan Berpolitik dipisahkan dengan agama Secara konstitusi memilih pemimpin berdasarkan latar belakang apapun tidak menjadi permasalahan. Itu dijamin oleh konstitusi, dijamin oleh batang tubuh Undang-Undang Dasar 1945 baik Pasal 28 maupun Pasal 29 ayat 1. Setiap warga negara berhak untuk menjalankan ibadahnya sesuai keyakinannya masing-masing. Maka apabila ada seseorang yang berpendapat bahwa memilih pemimpin pemerintahan tidak boleh menggunakan dasar dan dalil dali dalam agama tertentu, maka orang tersebut secara harfiah telah melanggar tatanan perundang-undangan di Indonesia. Kehidupan berbangsa dan berpolitik di Indonesia harus dilibatkan dari agama masing masing. Karena Negara ini berdiri bukan dari pemberian negara asing ataupun belas kasih orang-orang tertentu melainkan dari perjuangan bangsa Indonesia dan rakyat Indonesia yang mengibarkan aroma dan bumbu bumbu kebebasan lewat semangat agama (dalam islam jihad). Dalam landasan negara...

Laporan PKL Bab Landasan Teori Pendahuluan

BAB III LANDASAN TEORI 3.1       Pengenalan sistem AMR        Automatic Meter Reading (AMR) adalah solusi pengumpulan data secara elektronik. AMR akan mencatat dan mengirimkan seluruh transaksi yang terjadi secara cepat melalui jaringan telekomunikasi (GPRS/SMS) ke pusat data perusahaan. AMR dapat diaplikasikan pada pencatatan meteran listrik, air, gas, dan bidang lainnya. AMR dikembangkan sebagai bagian dari pengembangan Meter Elektronik (Meter Digital), yang menggantikan Meter Elektromekanik. Sistem AMR (Automatic Meter Reading) merupakan sistem pengambilan data tersentralisasi, dimana data regular yang berupa : Energy (kWh & kVArh) , Max Demand (VA),   Load Profile (kW, kVAr, dan kVA) secara periodik dibaca dari setiap Meter dan dikumpulkan di Master AMR untuk keperluan billing dan juga untuk analisa profil customer dalam kerangka antisipasi kebutuhan daya. Sejalan dengan perkembangan teknologi dalam 3...