A.
Masa
Pra Islam
Pada
masa sebelum datangnya Islam, masyarakat timur tengah telah ada kebudayaan. Pengertian
Kebudayaan menurut Koentjaraningrat adalah keseluruhan sistem gagasan,
tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang
dijadikan milik diri manusia dengan belajar. Kebudayaan masyarakat sebelum
islam datang telah mengenal berbagai macam kepercayaan, adat istiadat, akhlak,
dan peraturan peraturan hidup. Macam kepercayaan masyarakat timur tengah
sebelum islam datang ialah menyembah berbagai macam berhala berhala yang mereka
buat sendiri untuk mengidentikkan dengan hal hal yang mereka lakukan.
Dikarenakan mereka telah jauh dari pembawa risalah yang terlampau jauh masanya.
Perilaku mereka juga telah jauh dari kodrat manusia. Perilaku masyaratat timur
tengah khususmya bangsa Arab juga senang meminum khamr, menjadikan wanita
sebagai barang jual beli, suka bersyair dan bersenandung.
Sistem mata pencaharian bangsa Arab adalah mayoritas pedagang.
Mereka berdagang bukan didalam negeri saja, melainkan sudah mencapai Persia dan
Romawi. Masyarakat Arab juga hidup berppindah pindah dengan membentuk kelompok
kelompok. Mungkin dikarenakan letak dan kondisi geografis timur tengah yang
tandus dan tidak bias bermata pencaharian bercocok tanam, maka mereka berpindah
tempat untuk berdagang.
Setelah islam datang, kepercayaan, adat istiadat dan tradisi mereka
terancam. Dikarenakan Islam mengajarkan konsep peng-Esaan kepada Tuhan yang
satu. Melarang mereka untuk meminum
khamr, memperjual belikan wanita untuk syahwat, memperlakukan budak dengan
seenaknya. Ajaran Islam juga secara garis besar merubah tatanan kehidupan
masyarakat arab. Menurut saya dengan datangnya
Islam secara tidak langsung menghapus kebudayaan kebudayaan masa sebelum
mengenal Islam dan perilaku perilaku jahiliyah
yang dirubah untuk menjadi manusia sesuai kodrat Tuhan. Faktor lain yang
menyebabkan masa sebelum islam datang adalah masyarakat Arab pada saat itu
sering berpindah pindah, seiring perpindahan tersebut maka peninggalan yang
ditinggalkan diwilayah sebelumnya lenyap.
B.
Masa
Rasulullah SAW
Rasulullah
dilahirkan pada tanggal 12 Robiul Awal tahun gajah (571/573 M) dengan nama
Muhammad. Rasulullah dilahirkan dari salah satu kelompok keluarga ternama di
Mekkah. Para kelompok suku biasa disebut kabilah, para kabilah kabilah itu
masih memegang teguh ajaran nenek moyang beserta tata cara aturan dalam
berkehidupan di masyarakat Arab.
Setelah
Muhammad menerima risalah kenabian, beliau secara berangsur angsur mengubah
cara pandang bangsa Arab yang masih kuat dengan ajaran nenek moyang dan
memegang adat istiadat jahiliyah. Muhammad menekakan akan ajaran monotheisme
yang mengesakan Allah, bukan kepada berhala yang mereka buat sendiri lalu
mereka meminta dan memanjatkan doa agar sesuatu terkabul, hal yang sangat
diluar logika akal sehat manusia.
Di
bidang kesenian sastra, musik, dan tarian yang telah melekat pada bangsa Arab
harus disesuaikan dengan ajaran Islam. Musik yang dulu diciptakan untuk
mengiringi perempuan melanggak lenggok dan ditonton para pria harus dihapuskan
pada masa itu. Karena dalam Islam wanita bukanlah untuk diperdagangkan dan dipertontonkan
melainkan seseorang yang spesial dan diutamakan.
Pada
masa Rasulullah tidak terlalu banyak meninggalkan karya kebudayaan. Dikarenakan
focus dan tujuan utama dari seorang utusan Tuhan adalah memperbaiki moral
manusia dan menciptakan agar Islam menjadi rahmat bagi alam semesta. Kitab
Al-Quran sendiri masih belum dituliskan atau dibukukan yang dapat menjadikan
kebudayaan era Rasulullah , namun barullah pada era Kalifah Utsman Bin Affan.
Peninggalan peninggalan barang barang pribadi Rasulullah juga banyak dilelang
untuk keperluan umat islam. Bahkan masjid nabi yang ada di Madinah baru dipugar
dan direnovasi sebagai bentuk peradaban seusai beliau meninggal yang dikerjakan
oleh Khulafaur Rasyidin.
C.
Masa
Khulafaur Rasyidin
Setelah
Rasulullah wafat, beliau tidak menunjuk atau memilih penerus umat islam yang
sudah berkembang pesat dibandingkan dimasa sebelum hijrah ke Madinah. Terjadi
musyawarah oleh para sahabat dan mennunjuk Abu Bakar sebagai khalifah pertama
penerus tonggak estafet Rasulullah. Abu Bakar bukan merupakan orang asing dalam
penyebaran risalah kenabian oleh Rasulullah. Abu Bakar termasuk orang yang
pertama percaya dengan Risalah kenabiian yang disampaikan Muhammad setelah
menerima wahyu dari Allah melalui Malaikat Jibril di Gua Hira
Pada masa
awal khalifah Abu Bakar beliau menstabilkan kondisi masyarakat yang terpecah
setelah nabi wafat. Beliau membentuk pemerintahan dimana suatu keputusan
diambil dari Al-Quran dan apabila tidak ditemukan di Al-Quran maka diselesaikan
dengan musyawarah dengan kaum muslimin.
Selanjutnya
pada masa khalifah Umar Bin Khattab yang mempunyai ketiggian akhlak, ketegasan
juga lembut, dan kecerdasan. Pada masa Umar wilayah kekuasaan Islam sangat luas
dengan mengalahkan kekaisaran Romawi dan Byzantium serta merebut Baitul Maqdis
di Yerusalem.
Hal
yang paling dicatat dalam masa kekhalifahan Umar adalah dimulainya penanggalan
Hijriah setelah Nabi Muhammad hijrah dari Mekkah ke Madinah, serta pengumpulan
dan penulisan Al-Quran kedalam satu buku agar tidak hilang juga tidak dapat
ditambah maupun dikurangi dikemudian hari.
Setelah
Umar penggantinya ialah Utsman Bin Affan. Utsman adalah pribadi yang dermawan.
Di masa Utsman perluasan wilayah mencapai di Mesir, Tunisia, Siprus. Semasa
Utsman juga dibentuk angkatan militer yang terlatih dan terdidik secara khusus,
juga melanjutkan pekerjaan dari Umar untuk pengumpulan Al-Quran dalam satu
buku, hal lain yang ditinggalkan oleh Utsman ialah merenovasi Masjid Nabi.
Utsman
dikenal sangat dermawan, namun kedermawannya sedikit berlebihan ketika kas
Baitul Mal diserahkan kepada orang yang tidak berhak juga kepada kerabat
Utsman. Pembagian kekuasaan didaerah otonom yang telah ditaklukkan juga diisi
oleh orang orang yang berada dilingkungan keluarga Utsman bukan orang yang
berkompeten di bidangnya.
Utsman
wafat lalu digantikan oleh Ali Bin Abi Thalib. Dimasa Ali sering terjadi
konflik kepentingan Antara Ali dan Muawiyah. Belum lagi dari golongan Khawarij
dan Syiah. Belum lagi dari kaum muslimin yang menginginkan Ali untuk menghukum
pembunuh dari Utsman namun Ali menolaknya. Pemerintahan Ali harus mengalami
kekacauan dikarenakan permasalahannya dengan Muawiyah
D.
Masa
Daulah Umayah
Nama daulah umayah berasal dari Umayah bin Abdi
Syams ibnu Abdi Manaf, salah seorang oemimpin Quraish pada masa jahiliyah. Area
kekuasaan dan perluasaan wilayah Umayah telah mencapai Afrika bagian Utara
begitupun Persia. Masa dinasti Umayah
berbeda dengan masa sebelumnya dimana suksesi kepemimpinan berdasarkan
keturunan bukan lewat musyawarah oleh kaum muslimin.
Di masa Umayah terjadi kemajuan di bidang Ilmu
Pengetahuan diimana telah berkontribusi dalam penafsiran Al-Quran kedalam
Bahasa Arab sebagai pemersatu.
Islam datang untuk mengatur dan membimbing
masyarakat menuju kepada kehidupan yang baik dan seimbang. Dengan demikian
Islam tidaklah datang untuk menghancurkan budaya yang telah dianut suatu
masyarakat, akan tetapi dalam waktu yang
bersamaan Islam menginginkan agar umat manusia ini jauh dan terhindar dari hal-hal yang tidak bermanfaat
dan membawa mudlarat di dalam kehidupannya, sehingga Islam perlu meluruskan dan
membimbing kebudayaan yang berkembang di masyarakat menuju kebudayaan yang
beradab dan berkemajuan serta mempertinggi derajat kemanusiaan.
Apabila dalam kasus masa pra islam - umayyah
tidak meninggalkan karya kebudayaan dikarenakan kebudayaan adalah hasil
kegiatan dan penciptaan batin (akal budi) manusia, seperti kepercayaan,
kesenian dan adat istiadat maka islam bukan merupakan kebudayaan karena islam
bukan diciptakan dari akal pikir manusia melainkan dari zat pencipta segalanya
dimana Agama Islam adalah sesuatu yang diwahyukan oleh Allah SWT kepada
Rasulullah SAW yang mengandung peraturan-peraturan untuk jadi panduan hidup
manusia agar selamat di dunia dan akhirat
DAFTAR PUSTAKA
1. Yusliani Noor.2014.Sejarah Timur Tengah (Asia Barat Daya). Yogyakarta :
Penerbit Ombak.
2.
Isawati. 2012. Sejarah
Timur Tengah, Sejarah Asia Barat, Jilid 1, Dari Peradaban Kuno Sampai Krisis
Teluk I. Yogyakarta : Penerbit Ombak
3.
Kebudayaan
dalam islam, http://muzayyinahns.blogspot.co.id/2012/11/makalah-kebudayaan-dalam-islam.html, diakses tanggal 26 April 2017,
pukul 20:35
Comments
Post a Comment